Mengenal Hudoq Dari Masyarakat Mahakam Ulu”

Indonesia merupakan negara yang memiliki keberanekaragaman suku dan budaya. Dari Sabang aceh sampai Merauke Irian terdatap beratus-ratus suku yang mempunyai adat dan budayanya masing-masing.

Salah satu tradisi adat dan budaya yang akan kita bahas adalah, tarian topeng Hudoq yang berasal dari kalimantan. Tepatnya berada di wilayah Mahakam Ulu.

Seperti apa hal tersebut ?

Simak selengkapnya dibawah ini.

Topeng Hudoq & Tarian Warisan Leluhur

Ini adalah kisah orang Dayak dalam menghormati ibu mereka dari alam dan bumi. Tentang orang-orang yang percaya bahwa berkah leluhur adalah alasan utama untuk tanah yang kaya. Sebuah tarian persembahan ke bumi dan ritual permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar hasil pertanian mereka diberikan hasil yang melimpah. Ini adalah cara mereka bersyukur. Tradisi ini dikenal sebagai Hudoq.

Hudoq adalah manifestasi dari roh/dewa Hunyang Tenangan, dewa pemelihara padi yang diutus oleh Dewa Apo Lagaan (Surga) bernama Ine Aya’. Kedatangan arwah dewa ke bumi ini untuk menjawab doa manusia yang sedang melakukan Menugal, sebuah proses pemberitahuan kepada para leluhur dan dewa-dewa bahwa suku Dayak akan mulai menanam padi, jagung dan tebu di ladang mereka. Untuk mengharapkan berkah dari dewa, tidak cukup hanya dengan Menugal, Dayak Mahakam Ulu akan menyiapkan tarian Hudoq yang merupakan warisan turun temurun dalam keluarga mereka.

Kini, setiap tahun, Suku Dayak Mahakam Ulu yang berdomisili di Desa Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai, desa yang terletak jauh di Heart of Borneo Kalimantan Timur mengadakan Festival Hudoq Pekayang yang harus diikuti oleh 11 desa di sana. Hudoq Pekayang merupakan bentuk syukuran satu bulan tanam. Hudoq artinya topeng, Pekayang artinya saling mengunjungi.

Biasanya setiap rumah memiliki topeng Hudoq untuk menyambut pesta. Topeng Hudoq terbuat dari kayu jelutung dan akan diselipkan daun pisang segar untuk memperkuat kesan dewa yang memberkati kehidupan.

Karena makhluk halus tersebut adalah makhluk yang agung dan diagungkan dengan berbagai wujud wujud aslinya, untuk mencegah manusia di muka bumi menjadi kaget ketika melihat wujud makhluk halus tersebut, maka para penari Hudoq yang berperan sebagai penjaga gerbang antara Langit dan Bumi membuat topeng untuk dijadikan topeng. dikenakan oleh roh-roh ini ketika bertemu penduduk bumi.

Suku Dayak Mahakam Ulu percaya bahwa makhluk halus tersebut berasal dari air, ujung langit dan awan, ujung bumi, bawah tanah, dan sebagian dari surga. Jenis barang yang dibawanya bermacam-macam, ada yang membawa ruh padi agar padi tumbuh sehat dan melimpah, ada yang membawa arwah hewan buruan, sehingga mudah diburu orang, ada yang membawa semangat ikannya agar melimpah, ada yang membawa semangat buah agar bisa berbuah banyak dan ada juga yang membawa semangat kekayaan, semangat kesehatan, dan lain-lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published.